Cukup Perhatikan 3 Hal Ini Untuk Membuat Bombolini yang Lembut dan Empuknya Tahan Berhari-hari!


Cukup Perhatikan 3 Hal Ini Untuk Membuat Bombolini yang Lembut dan Empuknya Tahan Berhari-hari!

Belakangan ini resep bombolini lagi viral dimana-mana, lo.

Untuk Anda yang belum tau, bombolini ada sajian yang masih bersaudara dengan donat.

Rasa dan adonannya pun sama, lo.

Bedanya, kudapan satu ini tidak bolong seperti donat.

Karena tidak bolong, maka bagian tengah bombolini biasanya bisa diberi aneka isian aneka rasa mulai dari vla sampai selai.

Nah, sebelum memulai bikin bombolini sendiri di rumah, ada baiknya melihat dulu cara bikin bombolini lembut dan empuknya tahan berhari-hari ini.

Yakin, deh, tipsnya mudah dipraktekan sehingga bisa dicontek semua orang.

1. Tambahkan Kuning Telur

Kuning telur jadi salah satu faktor bombolini bisa empuk, lo.

Makin banyak kuning telurnya, makin empuk bombolininya.

Kuncinya, jumlah kuning telur harus lebih banyak ketimbang putihnya.

Coba, deh, otak atik lagi resep Anda.

Kalau biasa digunakan 1 butir telur, coba ubah jadi 1 butir telur dan 1 kuning telur.

Hasilnya pasti lebih empuk.

Kalau biasa menggunakan 3 butir telur, coba ubah jadi 2 butir telur dan 2 kuning telur.

Pasti hasilnya jadi super empuk.

2. Tambahkan Kentang

Ada alasannya kenapa orang suka sekali membuat donat kentang.

Soalnya, tambahan ketang ampuh membuat donat makin empuk.

Begitu juga dengan bombolini.

Makin banyak kentang ditambahkan, bombolini akan jadi makin empuk dan lembut.

Tapi, tentu saja takaran kentangnya tidak bisa 100%.

Lazimnya, resep menggunakan 500 gram tepung terigu protein tinggi dan 200 gram kentang halus.

Ingat, kentangnya perlu kita kukus dulu kemudian dihaluskan.

Mengukus kentang pun tak boleh sembarangan.

Kentang harus dikukus dalam kondisi masih berkulit dan belum dikupas.

Soalnya, kalau sudah dikupas kulitnya, kentang akan menyerap lebih banyak air saat dikukus.

Hasilnya, adonan kentang halus akan lebih berair dan berpengaruh pada hasil akhir bombolini.

Kentang juga sebaiknya hanya dibelah dua selama dikukus, tidak lebih.

3. Takaran Air Harus Pas

Perhatikan adonan bombolini Anda, kalau dari awal adonannya sudah keras, Anda harus waspada bombolini juga akan keras hasilnya.

Adonan yang keras menunjukkan takaran air yang kurang.

Segera tambahkan air kalau Anda merasa adonan sangat keras.

Tapi ingat, penambahan air harus dilakukan sebelum memasukan margarin, ya.

Jadi, proses pembuatan donat selalu dimulai dengan mencampur tepung terigu, ragi instan, susu bubuk, dan gula lalu ditambahkan kentang.

Setelah itu, baru dimasukkan telur dan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.

Baru ditambahkan margarin dan garam.

Nah, sebelum ditambahkan margarin, kita harus mengetes dulu, apakah bombolini donat terasa keras?

Kalau sudah ditambahkan margarin, kita dilarang keras menambahkan air lagi.

Soalnya, gluten yang tadinya sudah terbentuk bisa rusak dan donat bisa jadi gagal.

LihatTutupKomentar